Gemma Religy

Babakan Mendapat Kuota 74 Khataman Al Qur'an Untuk Sukseskan Gerakan Nusantara Mengaji




       Gerakan Nusantara Mengaji (GNM) adalah kegiatan mengkhatamkan Al qur'an sebanyak 300.000 kali khataman seretak se-Indonesia dalam waktu 24 jam dari tanggal 7-8 Mei 2016.
     Peserta GNM adalah mereka yang terdaftar di pangkalan data GNM, baik secara offline Maupun online. Bagi peserta yang mendaftar secara offline diharuskan berkumpul di lokasi hataman yang telah ditentukan. Sedangkan peserta yang mendaftar secara online (melalui www.nusantaramengaji), boleh membaca di rumah masing-masing. Pendaftar online juga diperbolehkan bergabung dengan ribuan peserta lain di lokasi hataman di kota masing-masing.
    
    Di Babakan banyak peserta yang terdaftar secara offline maupun online. secara keseluruhan jumlah khataman Al qur'an yang akan dilaksanakan adalah sebanyak 74 kali khataman Al qur'an yang dibagi di sejumlah mushola dan masjid, untuk tugas khataman Al qur'an tiap mushola adalah satu kali khataman yang akan dibaca oleh jama'ah di mushola tersebut. Sedangkan di masjid Al Muhajirin dan Pondok Pesantren Al qur'an Salsabila mendapat tugas sebanyak 67 kali khataman Al qur'an dengan rincian 30 kali khataman tugas dari Kotamadya Tegal, 10 khataman dari Kabupaten Tegal dan 2 kali khataman tugas dari Desa Tuwel. 67 kali khataman tersebut dibackup penuh oleh santri Ponpes Al qur'an Salsabila.  santri putra membaca 31 kali khataman, santriwati 36 kali khataman dan masyarakat 1 kali khataman.
 
     Jika diperinci lebih lagi InsyaAllah Sabtu 7 - Ahad 8 Mei 2016 di Babakan nantinya akan dibacakan Alqur'an sebanyak 74 kali khataman.
74 X 30 juz               :  2220 Juz
74 X 114  surat         :  8436 Surat
74 X 6236 ayat         :  461464 ayat

Masyarakat Babakan Tuwel Bojong Tegal Siap Sambut Gerhana Matahari dengan Shalat Gerhana


     Fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang diprediksi akan terjadi pada pagi hari Rabu Pon tanggal 9 Maret 2016 yang dimulai puku 06.20 WIB mendapat perhatian semua orang. Ribuan ilmuan dari dalam dan luar negeri bersiap untuk mengamati peristiwa astronomi yang jarang terjadi ini. Walaupun di kabupaten Tegal tidak mengalami gerhana Matahari total namun hanya Gerhana Matahari Sebagian (GMS) masyarakat Babakan Tuwel akan menyambutnya dengan melaksanakan shalat Kusuf atau Gerhana matahari secara berjamaah di masjid Al Muhajirin Babakan Tuwel, Shalat akan dipimpin oleh Ustadz Mustofa Abdul Choliq sekaligus sebagai Khotib dan Ustadz Katori sebagai Muroqi (pengantar khotib naik mimbar). Sebelum pelaksanaan Shalat Kusuf akan dilakukan do’a dan tahlil bersama dan diahiri dengan shalat Dhuha berjama’ah.
Berikut tata cara melaksanakan shalat gerhana dikutip dari www.nu.or.id dan juga disampaikan oleh Ustadz Mustofa Abdul Choliq :
1.Niat shalat gerhana Matahari  أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
2. Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat  
3. Setiap rakaat terdiri dari dua ruku dan dua sujud (jadi setelah membaca surat Al fatihah dan membaca surat lain kemudian ruku  lalu I’tidal namun tidak langsung sujud tapi membaca surat Al fatihah dan surat yang lain lagi baru kemudian sujud
4. Pada  rakaat pertama, bacaan surat lebih panjang dari kedua. Demikian pula pada rakaat kedua bacaan surat pertama lebih panjang dari rakaat kedua
5. Setelah shalat disunahkan untuk berkhutbah
     Peristiwa gerhana Matahari kali ini tentunya sangat berbeda dengan pada peristiwa gerhana Matahari pada tahun 1983,dimana masyarakat sama sekali tidak boleh keluar dari rumah. Padahal gerhana Matahari adalah salah satu tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala, gerhana Matahari menunjukan bahwa ada kekuatan yang Maha Agung diluar kemampuan manusia; manusia yang paling  paham ilmu alam  sekalipun. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua tanda-tanda kekuasaan Allah, Maka apabila kalian melihat gerhana, Maka berdo’alah kepada Allah, lalu shalatlah sehingga hilang dari kalian gelap, dan bersedekahlah. “ (HR Bukhari-Muslim)
     Menurut Lembaga Penerangan Dan Antariksa Nasional (LAPAN) cahaya yang dipancarkan oleh Matahari saat gerhana sama dengan cahaya yang dipancarkan sehari-hari sehingga mengamati GMT dengan mata telanjang tidak berbahaya, namun disarankan untuk mengamati beberapa saat saja, jangan berlama-lama dan dipaksakan.

InsyaAllah pelaksanaan shalat gerhana Matahari pada Rabu 9 Maret 2016 pukul 06.20 WIB akan disiarkan secara langsung dari Masjid Al Muhajirin Babakan Tuwel di Gemma Radio Babakan Tuwel secara Streaming. Dapat diakses di   http://gemmababakan.blogspot.co.id



Fitnah Sejarah Syekh Siti Jenar


Gemmababakan.ga – Menganggap bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Sejarah ini bertentangan dengan akal sehat manusia dan Syari’at Islam. Tidak ada bukti referensi yang kuat bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Ini adalah sejarah bohong. Dalam sebuah naskah klasik, Serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm. 1, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas, “Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia yang akrab dengan rakyat jelata, bertempat tinggal di desa Lemah Abang].
“Ajaran Manunggaling Kawulo Gusti” yang diidentikkan kepada Syaikh Siti Jenar oleh beberapa penulis sejarah Syaikh Siti Jenar adalah bohong, tidak berdasar alias ngawur. Istilah itu berasal dari Kitab-kitab Primbon Jawa. Padahal dalam Suluk Syaikh Siti Jenar, beliau menggunakan kalimat “Fana’ wal Baqa’. Fana’ Wal Baqa’ sangat berbeda penafsirannya dengan Manunggaling Kawulo Gusti. Istilah Fana’ Wal Baqa’ merupakan ajaran tauhid, yang merujuk pada Firman Allah: ”Kullu syai’in Haalikun Illa Wajhahu”, artinya “Segala sesuatu itu akan rusak dan binasa kecuali Dzat Allah”. Syaikh Siti Jenar adalah penganut ajaran Tauhid Sejati, Tauhid Fana’ wal Baqa’, Tauhid Qur’ani dan Tauhid Syar’iy.
Dalam beberapa buku diceritakan bahwa Syaikh Siti Jenar meninggalkan Sholat, Puasa Ramadhan, Sholat Jum’at, Haji dsb. Syaikh Burhanpuri dalam Risalah Burhanpuri halaman 19 membantahnya, ia berkata, “Saya berguru kepada Syaikh Siti Jenar selama 9 tahun, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, bahwa dia adalah pengamal Syari’at Islam Sejati, bahkan sholat sunnah yang dilakukan Syaikh Siti Jenar adalah lebih banyak dari pada manusia biasa. Tidak pernah bibirnya berhenti berdzikir “Allah..Allah..Allah” dan membaca Shalawat nabi, tidak pernah ia putus puasa Daud, Senin-Kamis, puasa Yaumul Bidh, dan tidak pernah saya melihat dia meninggalkan sholat Jum’at”.
Beberapa penulis telah menulis bahwa kematian Syaikh Siti Jenar, dibunuh oleh Wali Songo, dan mayatnya berubah menjadi anjing. Bantahan saya: “Ini suatu penghinaan kepada seorang Waliyullah, seorang cucu Rasulullah. Sungguh amat keji dan biadab, seseorang yang menyebut Syaikh Siti Jenar lahir dari cacing dan meninggal jadi anjing. Jika ada penulis menuliskan seperti itu. Berarti dia tidak bisa berfikir jernih. Dalam teori Antropologi atau Biologi Quantum sekalipun. Manusia lahir dari manusia dan akan wafat sebagai manusia. Maka saya meluruskan riwayat ini berdasarkan riwayat para habaib, ulama’, kyai dan ajengan yang terpercaya kewara’annya. Mereka berkata bahwa Syaikh Siti Jenar meninggal dalam kondisi sedang bersujud di Pengimaman Masjid Agung Cirebon. Setelah sholat Tahajjud. Dan para santri baru mengetahuinya saat akan melaksanakan sholat shubuh.“
Cerita bahwa Syaikh Siti Jenar dibunuh oleh Sembilan Wali adalah bohong. Tidak memiliki literatur primer. Cerita itu hanyalah cerita fiktif yang ditambah-tambahi, agar kelihatan dahsyat, dan laku bila dijadikan film atau sinetron. Bantahan saya: “Wali Songo adalah penegak Syari’at Islam di tanah Jawa. Padahal dalam Maqaashidus syarii’ah diajarkan bahwa Islam itu memelihara kehidupan [Hifzhun Nasal wal Hayaah]. Tidak boleh membunuh seorang jiwa yang mukmin yang di dalam hatinya ada Iman kepada Allah. Tidaklah mungkin 9 waliyullah yang suci dari keturunan Nabi Muhammad akan membunuh waliyullah dari keturunan yang sama. Tidak bisa diterima akal sehat”.
Penghancuran sejarah ini, menurut ahli Sejarah Islam Indonesia (Azyumardi Azra) adalah ulah Penjajah Belanda, untuk memecah belah umat Islam agar selalu bertikai antara Sunni dengan Syi’ah, antara Ulama’ Syari’at dengan Ulama’ Hakikat. Bahkan Penjajah Belanda telah mengklasifikasikan umat Islam Indonesia dengan Politik Devide et Empera [Politik Pecah Belah] dengan 3 kelas:
1) Kelas Santri [diidentikkan dengan 9 Wali]
2) Kelas Priyayi [diidentikkan dengan Raden Fatah, Sultan Demak]
3) Kelas Abangan [diidentikkan dengan Syaikh Siti Jenar]
Wahai kaum muslimin melihat fenomena seperti ini, maka kita harus waspada terhadap upaya para kolonialist, imprealis, zionis, freemasonry yang berkedok orientalis terhadap penulisan sejarah Islam. Hati-hati jangan mau kita diadu dengan sesama umat Islam. Jangan mau umat Islam ini pecah. Ulamanya pecah. Mari kita bersatu dalam naungan Islam untuk kejayaan Islam dan umat Islam. (ISNA/pengumpulhikmah)
Sumber Sejarah Syaikh Siti Jenar Penulis KH.Shohibul Faroji Al-Robbani
Sumber : http://www.islamnusantara.com/fitnah-sejarah-syaikh-siti-jenar/

Islam Nusantara,Apa Itu?

IslamnusGemmababakan.ga – Akhir-akhir ini pembicaraan dan penggunaan istilah “Islam Nusantara” mulai ramai digunakan. Bahkan mulai ramai diperebutkan. Tulisan ini mencoba mengingatkan kembali, makna Islam Nusantara. Sebelumnya, perlu dijelaskan mengenai kata Nuswantara/Nusantara. Banyak disebut, bahwa Nusantara berarti sebuah kesatuan wilayah terdiri dari pulau-pulau. Ada yang menyebutnya, sebuah wilayah yang berada di antara dua samudra, dua benua.
Merujuk istilah Nusantara yang digunakan oleh Gajah Mada,”Lamun huwus kalah Nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. Salah satu tafsir atas sumpah itu adalah, kuatnya keinginan Gajah Mada untuk melindungi dan membendung pengaruh kekuatan kerajaan di Asia dan lainnya atas wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Majapahit. Intinya, Gajah Mada menyadari adanya kekuatan asing yang akan menganeksasi wilayah Nusantara, maka Gajah Mada berkewajiban melindunginya, meski dirinya harus menderita.
Dengan demikian, Gajah Mada menyadari nusantara adalah sebuah wilayah yang terdiri dari banyak pulau, etnis, bahasa, peradaban dan sebagainya. Ini akan diperkuat akan fakta sejarah, bahwa Majapahit juga melindungi warga yang beraneka rupa etnis dan golongan. Termasuk di dalamnya orang Islam. Nusantara bisa berarti keragaman, toleransi, persatuan, harmoni dalam sebuah wilayah tertentu. Pemahaman ini akan semakin kuat, jika kemudian merujuk pada perkembangan Islam pada masa itu. Kedatangan Islam diterima seperti menerima kelompok agama lainnya.
Kehidupan beragam itu diperkuat melalui semboyan “Bhinneka Tunggal Ika, tan hana Dharma mangrwa”. Sebelum bait itu disebutkan, sumber ajaran agama bisa berbeda. Bisa bersumber dari agama Siwa atau Budha. Namun kebaikan (dalam hidup bermasyarakat) tetaplah satu. Meski berbeda tetaplah satu, karena Dharma (kebaikan/amal) tak bisa dibeda-bedakan. Ini kemudian, bisa jadi disuarakan oleh Gus Dur dengan, “ketika anda berbuat baik, orang tidak akan bertanya apa agamamu”. Demikianlah makna nusantara dulu yang tumbuh dan hidup di nusantara.
Islam yang dibawa oleh para ulama, seperti Walisongo, adalah Islam yang sangat menghormati perbedaan. Sebut saja sebagai contoh dalam Kitab Primbon Sunan Bonang (Het Boek Van Bonang) dalam pembukanya, menyebut sumber penulisan kitab berasal dari “Ihya’ Ulumuddin”. Dalam pupuh-pupuh selanjutnya menerangkan tentang tasawuf, suluk, sifat Allah yang bersumber dari pendapat Imam Ghazali. Dalam Pupuh III disebutkan,”Mangka anabda Syeikh al Bari : e-Mitraningsun ! pamanggihingsun ta nora mongkono kaya Abdul Wahid iku. Karana satuhune pangucape Abdul Wahid iku kupur ing patang madh’hab”.
(“Maka bersabda Syeikh al Bari : Hai, kawan! Pendapatku tidak seperti Abdul Wahid itu. Karena sesungguhnya ucapan Abdul Wahid itu kufur menurut empat madzhab”)
Penyebutan empat madzhab ini jelas mengindikasikan adanya keragaman madzhab yang dianut oleh Sunan Bonang khususnya dan Walisongo umumnya. Artinya keragaman paham seperti ini sudah menjadi bagian dari tradisi Islam di nusantara waktu itu.
Tradisi keragaman dan toleransi kemudian tetap dipertahankan. Bahkan diperjuangkan. Ini sangat menonjol pada perjuangan Komite Hijaz (kemudian menjadi Nahdlatul Ulama) menyuarakan tradisi bermadzhab dalam Islam kepada Raja Arab Saudi waktu itu yang nampak memaksakan paham tertentu. Lebih jauh, KH. Hasyim Asy’ari kemudian merumuskan Ahlussunnah sebagai pengikut madzhab (salah satu madzhab). Pemikiran ini masih bersambung dan sejalan dengan tradisi pada masa awal Islam masuk ke nusantara. Terbukti kemudian NU mengukuhkan adanya persaudaraan seiman, sesama manusia dan sesama anak bangsa. KH Hasyim Asy’ari, dan para ulama lainnya melalui NU berjuang sekuat tenaga, tetap mempertahankan keragaman, bukan pemaksanaan pada satu aliran tertentu, serta penghormatan kepada kelompok lainnya dengan penuh martabat.
Paham-paham asing yang mau masuk ke nusantara dan memaksa menjadi hegemoni, menjadi sangat bertentangan dengan spirit keagamaan yang sudah lama tertanam di bumi nusantara. Spirit penolakan pada kekuasaan asing seperti yang dilakukan oleh Gajah Mada masih sejalan dengan penolakan terhadap pemaksaan ideologi paham keagamaan tertentu yang datangnya dari belahan dunia lainnya. Apalagi, ideologi itu mengajarkan pada disharmoni, konflik dan saling menyerang.
Itulah runutan Islam Nusantara yang sudah sejak lama dibangun. Nusantara yang menjadi wadah bagi Islam menjadi tumbuh dan berkembang subur. Menebar aroma kasih, damai. Menjalarkan persahabatan dan persatuan dalam membangun (berdharma) bagi tanah air. Nusantara menjadi wadah bagi kebaikan dan dharma bhakti manusia, bukan menjadi ladang permusuhan dan pembinasaan. Oleh Sururi Arumbani
(ISNA/Nu online)
SUMBER : http://www.islamnusantara.com/islam-nusantara-apa-itu/

Tanya jawab kelas II MDW Madrasah Miftahul Abror Babakan Tuwel Tahun 2012-2013 diasuh oleh : Ust Mustofa A.CH.












Babakan, 16/09/2012.

Pertanyaan dari Mukhamad Fazrul Huda (Fazrul)
@Do'a qunut
 Apakah do'a qunut hukumnya wajib ?
Jawab :
 Do'a qunut pada shalat shubuh dan shalat witir bulan Romadhon tanggal 16 keatas hukumnya sunah Ab'ad. Bagi yang lupa baca, maka disunahkan sujud sahwi sebelum salam

Pertanyaan dari Nissa atul Asfiya (Fiya)
@Pedoman
Apakah cukup umat islam yang hanya  berpedoman Qur'an dan Hadist saja ?
Jawab :
Ulama Ahlus sunah waljama'ah menganggap tidak culup, Maka perlu ada ijma (hasil kesepakatan)dan perlu menggunakan qiyas (penyamaan hukum ang tidak tertulis kepada hukum yang tertulis)

Pertanyaan dari Labibah Al - Fathimiyah (Bebe)
@Haed
Dalam 24 jam hanya mengeluarkan darah 3 jam apakah dinamakan haed ?
Jawab :
Bukan,tapi istihadoh

Gemma entertainment

Gunung jati,25/10/2014
Ada yang beda pada pekan madaris ke 16 di desa Gunung jati kec. Bojong kab. Tegal, pada malam terahir atau malam minggu 25 Oktober 2014, atas inisiatif Cah Blimbing Community (CBC) Desa Gunung jati serta peran serta GEMMA Babakan, di panggung  4 atau sebelah utara perempatan desa Gunung jati diputar berbagai video documenter dengan menggunakan proyektor.
 Dari tuan rumah CBC Gunung jati, di putar video pelaksanaan pekan madaris 16 dan kegatan – kegiatan yang diselenggarakan oleh CBC seperti pengajian dan video gambus dari Pemalang.
Sedangkan dari GEMMA TV menayangkan berbagai macam film documenter dan SM (Sinetron Mini). Pengunjung tampak tertawa terpingkal-pingkal saat menyaksikan video yang diputar,khususnya video lomba gebug bantal pada saat imtihan madrasah Miftahul Abror Babakan, hampir semua penonton tidak dapat menahan gelak tawa karena banyak adegan dimana  seorang peserta belum digebug namun sudah terlebih dahulu jatuh ke lombang(red,kubanagn lumpur), atau menggebug lawan malh dia sendiri yang jatuh. Tidak sampai disitu,perut penonton masih dikocok saat pemutaran video humor Walibung (Waklab dan Wakyad Belih Nyambung) yang diperankan oleh pemuda Gemma, dimana ada miss komukasi  antara kedua orang tersebut dengan kawannya yang sudah sukses, saat meminta saran agar bisa sukses, Durmad nama temannya yang sukses menyuruh untuk kerja keras banting tulang dan peras keringat, namun kedua Wak-wak malah sibuk membanting tulang kambing dan memeras keringat sendiri hingga seember.
Selain video humor,Gemma juga memutar sinetron mini yang diperankan oleh murid Madrasah Diniyah Ulya (MDU) dan alumni Madrasah Miftahul Abror Babakan, murid MDU membuat sinetron Nenenkku Pahlawanku,mungkin kisah seperti ini sering terjadi di sekitar kita atau bahkan kita sendiri mengalaminya, dimana dikisahkan seorang anak remaja yang mempunyai nenek yang cacat tidak bisa berjalan, si anak sering kali disuruh oleh kedua orang tuanya agar memandikan,menyuapi,menemani neneknya yang sudah tua renta, dan sudah menjadi kodrat ilahi mungkin, saat seseorang menginjak usia senja kadang kehidupanya kembali seperti laksana seorang anak kecil dan pelupa. Karena kekurang tahuanya hingga  si anak sering berlaku kasar kepada si nenek. Namun ahirnya si anak sadar setelah dinasehati dan diberitahu orang tuanya bahwa neneknya lumpuh karena dahulu saat si anak masih bayi, rumah mereka kebakaran dan neneknya lah yang menyelamatkan dirinya  dengan terjun dari lantai dua karena panik pada kobaran api, mulai saat itulah neneknya menjadi lumpuh. Setelah di jelaskan demikian si anakpun ahirnya sadar, dan mulai merawat neneknya dengan penuh kasih sayang.
Jika film di atas dengan durasi pendek, Sinetron mini dengan judul CKW atau Cinta Kepentog Weton durasinya panjang, di ambil dari cerita nyata dengan tambahan skenario,di kisakan ada dua sejoli yang saling mencintai dan sudah empat tahun menjalin cinta, namun ketika sang cowok akan mengungkapkan hubungan mereka secara serius kepada orang tua cewek, ternyata hari kelahiran bapak,ibu dan kedua pasangan asmara tersebut sama yakni hari Sabtu, dan mungkin karena masih ada adat di masyarakat jika terjadi kesamaan hari lahir atau bahasa primbonnya Perang besan maka tidak boleh melaksanakan pernikahan,sehingga hubungan selama empat tahunpun kini Cuma menjadi kenangan yang tak akan terlupakan

Masjid Agung Slawi


Masjid kebanggaan kota Slawi

Puting beliung ratakan rumah warga desa Karang mulya




Bojong,Gemma Babakan
Rumah Wastori warga desa Karang mulya RT 04/04 kecamatan Bojong kabupaten Tegal rata dengan tanah,setelah pada kemarin 10/12/2014 pukul lima sore diterjang angin puting beliung yang datang dari arah selatan.

GEMMA RADIO

Gemma Radio Babakan dapat didengarkan di aplikasi Tunein Radio yang tersedia di play store untuk android,app world untuk blackberry,ovi store untuk symbian, apple store untuk iphone, untuk pc bisa ke http://tunein.com/radio/Gemma-Radio-Babakan-Tuwel-s238762/ atau langsung dengarkan di www.gemmababakan.blogspot.com
Masih dalam siaran percobaan.silahkan jika ada masukan bisa sampaikan ke kami 

Ustad Miftahul Abror Mengatur Lalu lintas



Gunung jati,30/10/14

Melihat kondisi lalu lintas di perempatan desa Gunung jati yang mulai macet, ustad Muslih langsung turun ke jalan raya. Pada jum’at sore 30/10/14  kendaraan peserta Pekan Madaris 16 yang mulai berdatangan membuat jalan raya macet,hal ini disebabkan karena dari segala arah terutama dari arah Simpar dan arah Bojong banyak mobil yang lalu lalang untuk menuju ke “hotel” tempat menginap para kontingen masing-masing madrasah.

FORUM

MENURUT ANDA,BABAKAN TUWEL BOJONG TEGAL
 2 ATAU 5 TAHUN YANG AKAN DATANG AKAN MENJADI SEPERTI APA?

Laporan Keuangan Gemma Babakan


A.PEMASUKAN
1. Rantauan Bandung
a.Rp.300.000 (04 September 2014)
b.Rp.1.000.000 (27 Oktober 2014)
Rp.1.300.000 +Rp.500.000=Rp.1.800.000 + 500.000+Rp.1.050.000 +1.000.000+607.500=Rp.4.957.500
2. Rantauan Jakarta Rp.950.000
3. Rantauan Bogor Rp.650.000
4. Rantauan Tanggerang Rp.880.000+250.000
5. Rantauan Makasar Rp.3.100.000 + Rp.1.050.000
6. Rantauan Bali Rp.2.260.000
7. Pemasukan RT 1,2,3 Rp.150.000 
8. Pemasukan RT 04 Rp.255.000 
9. Pemasukan RT 05 Rp.41 5.000 
10. Pemasukan RT 06 Rp.350.000 
TOTAL PEMASUKAN Rp.15.267.500
B.PENGELUARAN
1.Kipayah kepada keluarga mbok Ramen (almh) RT 05 Rp.200.000
2.Kifayah kepada keluarga ust.Sama'i (alm) RT 06 Rp.300.000
3.Kifayah kepada keluarga mbok Sakem (almh) RT 02 Rp.300.000
4.Kifayah kepada keluarga Mas Amin (alm) RT 04 Rp.300.000
5.Pembelian bola voly murid madrasah Rp.250.000
6.Pengobatan peserta pawai oncor Rp. 45.000
7.Pembuatan stempel GEMMA Rp. 45.000
8.Kifayah kepada keluarga wa Kudin (alm)RT 05 Rp.300.000
9.Kifayah kepada keluarga mbok saminah(almh)RT 04 Rp.200.000
10.KIifayah untuk keluarga mbok Tarliyah(almh)RT06 Rp.300.000
11.Kifayah kepada keluarga Imam (alm) RT 03 Rp.300.000
12.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
a. 12 kertas manila @Rp.11.000 Rp. 24.000 
b. 1 lampu visikom 36 watt Rp. 76.000
c. 3 lampu visikom 14 watt @Rp.31.000 Rp. 93.000
d. Penceramah Rp.100.000
e. Sound system Rp. 60.000
f. Undangan Rp. 30.000
g. 3 pitingan listrik colokan @Rp.4000 Rp. 12.000
i. 8 pitingan listrik biasa Rp. 24.000
j. ongkos mobil snack RT 04 & 05 Rp. 20.000
13. Pembentukan kepengurusan IPNU IPPNU
a. Undangan Rp. 30.000
b. 3 dus teh gelas @Rp.19.000 Rp. 57.000
14.Pembelian karpet 25 meter untuk kegiatan rebana 
siswa madrasah setiap malam minggu Rp.300.000
15.Kifayah kpd keluarga ibu DURIYAH RT 06/27052015 Rp.300.000
16.Kifayah untuk keluarga Wa Kalim rt 04 Rp.300.000
17.Pengeluaran Kegiatan Imtihan Madrasah Miftahul Abror 2015 ‪#‎Sound‬System Rp.1.000.000 ‪#‎Aqua‬ Rp.400.000 ‪#‎Sewa‬ Angklung dan Drum Band Rp.1.786.000 ‪#‎Mercon‬ Rp.607.500 #Sewa Proyektor Rp.200.000 #Sewa Kamera Video dan Foto Rp.250.000 ‪#‎Membantu‬ hadiah lomba Rp.250.000 
Total pengeluaran Imtihan Rp.4.493.500
18.Kifayah klrga Mbok Tarunah/mbahe Adah rt 03/03 Rp.300.000
JADI TOTAL PENGELUARAN Rp.8.759.500
Rp.15.267.500 Rp.8.759.500 / SISA KAS Rp 6.508.000
       
MOHON DIKOREKSI APABILA ADA PEMASUKAN DAN PENGELUARAN YANG  KURANG PAS DAN SAMPAIKAN KEPADA PENGURUS.

Kepada YTh seluruh anggota GEMMA,Iuran GEMMA dapat diserahkan  kepada masing- masing koordinator penarik atau untuk sementara bisa  langsung transfer ke nmr rekng BRI UNIT TUWEL SLAWI No rekening 7586-01-000095-50-3 Atas nma KHOLILUN ROHMAN,agar semua program berjalan dengan sukses.terima kasih. "semoga Allah membalas apa yang anda berikan dan memberkahi apa yang masih ada dalam genggaman" amien...

Film Karya Gemma
















 Ada yang beda pada pekan madaris ke 16 di desa Gunung jati kec. Bojong kab. Tegal, pada malam terahir atau malam minggu 25 Oktober 2014, atas inisiatif Cah Blimbing Community (CBC) Desa Gunung jati dan peran serta GEMMA Babakan, di panggung  4 atau sebelah utara perempatan desa Gunung jati diputar berbagai film documenter dengan menggunakan sebuah proyektor.

 Dari tuan rumah CBC Gunung jati, di putar video pelaksanaan pekan madaris 16 dan kegatan – kegiatan yang diselenggarakan oleh CBC seperti pengajian dan video gambus dari Pemalang.

Sedangkan dari GEMMA TV menayangkan berbagai macam film documenter dan SM (Sinetron Mini). Pengunjung tampak tertawa terpingkal-pingkal saat menyaksikan video yang diputar,khususnya video lomba gebug bantal pada saat imtihan madrasah Miftahul Abror Babakan, hampir semua penonton tidak dapat menahan gelak tawa karena banyak adegan dimana  seorang peserta belum digebug namun sudah terlebih dahulu jatuh ke lombang(red,kubanagn lumpur), atau menggebug lawan malah dia sendiri yang jatuh. Tidak sampai disitu,perut penonton masih dikocok saat pemutaran video humor Walibung (Waklab dan Wakyad Belih Nyambung) yang diperankan oleh pemuda Gemma, dimana ada miss komukasi  antara kedua orang tersebut dengan kawannya yang sudah sukses, saat meminta saran agar bisa sukses, Durmad nama temannya yang sukses menyuruh untuk kerja keras banting tulang dan peras keringat, namun kedua Wak-wak malah sibuk membanting tulang kambing dan memeras keringat sendiri hingga seember.

MADRASAH MIFTAHUL ABROR BABAKAN TUWEL IKUTI LOMBA MEMBACA KITAB DIBA’I DI PEKAN MADARIS 16 GUNUNG JATI KECAMATAN BOJONG KABUPATEN TEGAL








GUNUNG JATI,24 OKTOBER 2014
Hampir semua lomba yang diselenggarakan di pekan madaris 16 di desa Gunung jati Bojong tegal diikuti oleh kontingen Madrasah Miftahul Abror Babakan Tuwel, salah satu diantaranya adalah lomba pembacaan kitab Diba’i, yang di laksanakan pada malam pertama 24 Oktober 2014 atau 29 Dzul Hijah 1435 Hiriyah di panggung 6 Dk.Suta Gunung jati.
Babakan/30/10/14
Kurang lebih 79 siswa madrasah Miftahul Abror Babakan Tuwel diberangkatkan untuk mengikuti Pekan Madaris ke 16 di desa Gunung jati kec.Bojong kab.Tegal dengan menggunakan 4 buah mobil yang disiapkan oleh panitia pekan madaris Miftahul Abror babakan tuwel.
Siswa yang sudah mulai datang ba’da shalat Jum’at di halaman madrasah Miftahul abror depan Masjid Al muhajirin tampak antusias saat akan diberangkatkan secara resmi oleh kepala madrasah Miftahul Abror Ustad.Kholilun Rohman. Mereka sudah mulai tidak sabar untuk segera menuju arena Pekan Madaris.

Pekan Madaris sendiri dimulai dari tanggal 24 -26 ktober  2014 yang diikuti kurang lebih 39  madrasah yang ada di kecamatan Bojong dan kecamatan Balapulang kabupaten Tegal.yang diprakarsai oleh Lembaga Pendidikan  (LP) Ma'arif  Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bojong dan dilaksaakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Bojong kab.Tegal Jawa tengah





SHODAQOH KEMATIAN

Segera setelah dibentuk kepengurusan organisasi GEMMA BABAKAN pada tanggal 26 Juli 2014 atau 28 Ramadhan 1435 H bertempat di Gedung Madrasah Miftahul Abror Babakan, setelah Sholat Tarawih.
Pertemuan dihadiri oleh Pemuda dan Pemudi Masjid Al Muhajirin & Madrasah Miftahul Abror baik yang masih berdomisili di Dk. Babakan, ataupun yang sudah tidak berada di wilayah Dk. Babakan dan masih perduli dengan Dk. Babakan

Telah dilaksanakan program membantu meringankan beban musibah kematian 
yang dialami di alami oleh keluarga  anggota GEMMA

Besaran bantuan secara umum diberikan dalam jangka waktu sebelum tujuh hari

Besaran bantuan Rp.200.000 - Rp.300.000

Pengluaran 1.Pemberian shodaqoh kepada keluarga mbok Ramen (almh) rt 05/rt03 sebesar Rp.200.000.

Pengeluaran 2. Pemberian shodaqoh kepada keluarga Bpk.ustad Sama'i  (alm0) rt 06/ rw03 sebesar Rp.300.000

Pengeluaran 3. Pemberian shodaqoh kepada keluarga Mas Amin (alm) rt 04/rw03 sebesar Rp.300.000

Pengeluaran 4. Pemberian shodaqoh kepada keluarga Mbok Sakem (almh) rt 01/rw03 sebesar Rp.300.000.






PROGRAM-PROGRAM ORGANISASI :

1. Membantu Kegiatan Pekan Madaris Madrasah Miftahul Abror
2. Membantu Meringankan Beban Musibah Kematian yang dialami oleh Warga Dk. Babakan (untuk sementara di Lingkup Masjid Al Muhajirin & Madrasah Miftahul Abror)
3. Membuat Kantor Organisasi di Masjid Al Muhajirin untuk Pengelolaan Organisasi agar lebih baik
4.  Melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan seperti acara PHBI dll.
5.  Melaksanakan dan membantu pengajian-pengajian di Mushola dan Masjid seperti Pengajian Juz Amma, Latihan Pidato serta Pembacaan Kitab Al Barzanji dan Diba’i setiap malam Jumat.
6.  Membantu Terlaksananya kegiatan Imtihan Madrasah Miftahul Abror
7.  Membuat media entertainment dengan nama GEMMA ENTERTAINMENT, yang menangani seluruh dokumentasi kegiatan GEMMA. Membuat Pemancar Radio dan TV, yaitu GEMMA FM dan GEMMATV
8.  Membuat website desa bekerja sama dengan pemilik domain .desa.id
9.  Menciptakan masyarakat yang melek internet dengan pengadaan hotspot-hotspot di tempat yang strategis
10. Melaksanakan kegiatan “Kampung Ramadhan” setiap bulan ramadhan dengan menggelar Bazar Ramadhan
11.  Melaksanakan Pawai Obor dalam rangka Takbir Keliling di Malam Hari Raya Idul Fitri
12.  Membantu pengadaan Meubeler di Kantor Madrasah dan Kantor Masjid
13.  Pengadaan Marching Band dan Laboratorium Komputer di Madrasah Miftahul Abror
14.  Membuat Pusat Kesenian dan Kebudayaan Lokal dan Nasional
15.  Menciptakan Industri Kreatif dengan melaksanakan Pelatihan berbagai keterampilan untuk masyarakat, seperti produksi kue-kue kering, menjahit, sablon dan percetakan, budi daya tanaman pertanian, dll.
16.  Mengadakan kursus-kursus bahasa Inggris, Arab, Mandarin, pelatihan ilmu Membaca Kitab Kuning melalui Program Amtsilati, dll
17.  Menciptakan komunitas Babakan English Village (BEV) seperti di Pare, Jawa Timur
18.  Membantu masyarakat kurang mampu, yatim piatu dan janda-janda tua dengan santunan tiap bulan
19.  Menciptakan masyarakat Babakan yang cinta lingkungan dengan berbagai kegiatan seperti, membersihkan jalan, selokan, saluran air dan sungai dari sampah. Yang dilakukan secara berkala.
20.  Membuat tempat sampah umum di masing-masing RT dan membuat TPA (Tempat Pembuangan Akhir)
21.  Menciptakan Dk. Babakan menjadi sebuah Desa Wisata dengan menemukan dan mengembangkan berbagai potensi alam dan masyarakat yang masih belum tergali
22.   Menciptakan masyarakat yang maju, berpendidikan, sejahtera dan berakhlaqul karimah.
23.   Menyelenggarakan Festival Ketupat setiap Bada Kupat
24.   Membuat Perpustakaan Umum di Masjid Al Muhajirin

25.   Membantu Kesejahteraan Ustadz, Khotib dan Muadzin dengan memberikan Gaji atau Bisyaroh setiap bulan


 























































































































 

Gemma Religy

FOLLOWER

Video

Loading...